Jumat, 29 Juni 2012

Brucella sp.



Etiologi Brucella sp.



 


Klasifikasi
Kingdom :Bacteria
Filum       : Proteobacteria
Class       : Alphaproteobacteria
Ordo       : Rhizobiales
Famili      : Brucellaceae
Genus      : Brucella
spesies     : Brucella Abortus

Bakteri dari genus Brucella, berbentuk kokobasili dengan panjang 0,6 – 1,5µm dan lebar 0,5 – 0,7 µm. Ditemukan secara tunggal dan terkadang berpasangan dengan morfologi yang konstan, bersifat Gram negative, non-motil, tidak berkapsul, tidak membentuk spora dan bersifat  anaerobic fakultatif. Pada lingkungan yang hangat dan lembab, seperti di Indonesia, bakteri Brucella dapat bertahan hingga berbulan-bulan di lingkungan.
  
Bentuk pada biakan muda berkisar dari kokus sampai batang dengan panjang 1,2 μm. Yang terbanyak adalah bentuk kokobasil pendek. Bakteri ini merupakan gram negatif tertapi sering berwarna tidak teratur, bersifat aerob, tidak bergerak, dan tidak membentuk spora.

Bakteri ini pathogen intraseluler fakultatif mampu hidup dan berkembang biak dalam sel-sel fagositik dan jaringan limfoid. Brucella memiliki 2 macam antigen, antigen M dan antigen a. Brucella melitensis memiliki lebih banyak antigen M dibandingkan antigen A, sedangkan Brucella abortus dan Brucella suis sebaliknya. Brucella mempunya antigen bersama (common antigen) dengan beberapa bakteri lainnya seperti Campylobacter fetus dan Yersinia enterocolobacter. Daya pengebalan akibat infeksi Brucella adalah rendah karena antibodi tidak begitu berperan.
Berpredileksi pada saluran reproduksi meskipun bakteri dapat menginfeksi berbagai jaringan dalam tubuh
Brucella sp dapat menembus kulit, konjungtiva, dan saluran pencernaan. Pada sapi penularannya bisa terjadi secara per oral. Sapi yang mengalami keguguran oleh brucellosis mengeluarkan bakteri B. abortus dalam jumlah besar melalui membran fetus, cairan reproduksi, urine dan feses. Bahan-bahan tersebut akan mencemari rumput dan air minum,”
Host : Sapi, babi, kambing, domba, anjing

 
http://bbalitvet.litbang.deptan.go.id/ind/index.php/inov-veteriner/330-brucella-rb
http://mikrobia.files.wordpress.com/2008/05/brucella-abortus.doc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar